Sabtu, 28 Januari 2012

The Meaning Of My Life


Setelah menjalani beragam proses kehidupan, menjalani berbagai hal yang telah aku dapatkan dan lewatkan, seharusnya aku bertambah bijak. Bertambah dewasa dalam menyikapi setiap masalah. Bertambah cerdas dalam menyelesaikan setiap persoalan. Yah..Seharusnya!

Tapi terkadang ketiga hal itu seringkali datang dan pergi begitu saja tanpa bisa aku kuasai. Satu hal yang begitu aku pahami, bahwa hidup adalah karunia yang harus selalu disyukuri. Namun di lain hal, pemahaman itu berganti dengan beragam ketidakpuasan karena banyak cita-cita yang tetap menjadi asa, banyak mimpi yang terkubur begitu saja serta banyak keinginan yang luruh dalam hitungan waktu, berlalu begitu saja. 

Saat setiap orang ditanyai 'Apa makna hidup menurut kalian?', pasti beragam jawaban akan muncul. Setiap orang mempunyai makna hidup masing-masing. Setiap proses yang dilewati memberi pelajaran untuk mulai memaknai hidup masing-masingnya.


Makna hidup adalah kemampuan hati untuk membuat diri kita menjadi berarti. Kemampuan hati untuk membuat kita bahagia dengan apa yang telah kita lakukan bagi banyak orang. Kemampuan hati untuk mensyukuri semua hal yang memang sudah menjadi takdir kita.

Mulai mencicipi berbagai masalah, beban bahkan kesedihan. Merasakan kehilangan dan kebahagiaan. Semua hal itu yang dinamai dengan proses. Dan aku percaya, bahwa Allah tidak akan pernah sia-sia dalam memberikan segala hal bagi umatnya.

Dan dari semua hal proses yang aku jalani sampai saat ini, mampu membuat aku berkata bahwa hidup yang aku jalani ini seperti ''pelangi sehabis hujan". Proses terbentuknya hujan dan pelangi, sama halnya dengan proses pendewasaan seseorang. Semua tindakan kita itu seperti titik-titik air yang akan menjadi hujan. Hujan adalah anugrah Tuhan. Setiap tindakan kita, akan mendapatkan anugrah dari Allah sebagai balasannya. Dan sehabis hujan, kita akan dapat melihat pelangi, tapi Pelangi tidak akan selalu muncul setelah hujan, pelangi hanya akan ada pada saat posisi dan kondisi yang tepat (biar lebih ngerti, coba pelajari sebab terjadinya pelangi ).  Pelangi sama halnya dengan kebahgiaan kita, Akan datang pada saat yang tepat.

Jadi..sudah sewajarnya kita menikmati setiap proses itu dengan keikhlasan dan senyuman, meskipun dalam beberapa proses berat untuk menerima itu. Berbuat yang terbaik di setiap hal yang kita lakukan, tentu akan membuat hidup kita penuh makna. Penuh syukur. Penuh kebahagiaan. :)


10 komentar:

  1. Tujuan hidup ini untuk bahagia di dunia dan akhirat. Itu aja deh. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehhehe
      yupzz,,benar febi..:)
      makasih ya udah mampir :)

      Hapus
  2. Teori “The Darkest Hour” mengatakan bahwa, saat seseorang hendak naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi dalam hidupnya, dia harus melalui sebuah tantangan yang sangat luar biasa sulit. Rintangan yang tidak pernah ditemui sebelumnya. Nama “Jam Tergelap” disematkan sebagai nama teori tersebut berdasarkan kejadian alam yang secara natural menunjukkan, bahwa kegelapan yang paling gelap terjadi saat pergantian bulan dengan matahari. Saat tidak ada satu pun benda penerang di langit. Tapi di sinilah sebenarnya kita harus sadar: setelah bulan tertidur, tak berapa lama kemudian matahari pasti menyingsing di ufuk timur. Karena gelap pasti akan menjadi remang pagi, dan remang menjadi siang yang terang. Sepasti itulah janji Tuhan terhadap semua umatNya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuppi..benar banget teorinya mas.. :)
      (walaupun awalnya agak berat sih bahasanya)
      hihiihihii
      thx ya udah mampir..btw orang Riau juga yah?
      salam kenal dari sesama blogger Riau
      *ulurin tangan*

      Hapus
  3. makna hidup terlalu banyak intinya siapa yang bersyukur dialah yang dapat memaknai hidup.hehe...

    BalasHapus
  4. hidup ya.
    gak bisa ngomong banyak ttg kehdiupan. yang jelas selalu ada terang setelah gelap :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayak judul bukunya kartini ya,,habis gelap terbitlah terang..
      hehehee
      thx udh mampir
      *salam kenal ^_^

      Hapus
  5. semakin tinggi sebuah pohon semakin besar pula angin akan menerpanya ^____^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kaito, dan seharusnya semakin kuat juga untuk menahannya :D
      *salam perkenalan*

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...