Sabtu, 14 Mei 2011

Untitle #1

Pagi membuat aku paham akan sebuah pengharapan, menghirup lepas udara sejuk tanpa beban.
Siang membuat aku paham akan semangat dan kerja keras, melawan terik dan menaklukkan panas.
Dan Malam membuat aku paham akan kesendirianku nanti, terpuruk dalam satu ruang kosong tak berpenghuni,

Semilir angin malam yang dingin, menyapa ku hingga menembus tiap denyut nadiku,
Bahkan menembus tiap persendianku, hingga aku tak mampu bangkit, bukan untuk berlari kembali, bahkan untuk sekedar berdiripun aku masih tak mampu.
Tatapanku mulai menghilangkan setiap bayangan yang tertangkap oleh mataku, tapi aku masih tetap mencoba untuk mulai menutup mata dan merasakan begitu berartinya setiap detik yang aku lalui, begitu berharganya setiap waktu yang aku punya, dan begitu berartinya mereka yang selalu ada disekelilingku kemarin, saat ini bahkan sampai esok diwaktu bumi tak lagi membutuhkan aku atau mungkin juga mereka.
Mulai mencoba merasakan seberapa cepat waktu itu berputar,meninggalkan detik demi detiknya berlalu begitu saja…meningalkanku pada ruang kosong yang tak berpenghuni lagi..
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...